21 January 2017

Problematika Saat Belajar

Problematika Saat Belajar?
Belajar? Satu kalimat berjuta makna ini tentu saja sudah menjadi rahasia umum bagi kalangan pelajar. Belajar adalah ketika keingintahuan menjadi sebuah masalah bagi kemampuan berfikir dan jawaban yang tidak di ketahui dari setiap pertanyaan maupun sebab akibat masalah yang timbul, maka tentunya di perlukan jawaban bagi setiap pertanyaan yang timbul. Maka dari itu sebelum kita menemukan jawaban dari setiap pertanyaan, di perlukan pengetahuan yang luas yaitu dengan belajar, belajar bisa di lakukan dengan berbagai cara yaitu dengan membaca buku, browsing, maupun bertanya kepada seseorang yang berwawasan luas.
Di Zaman sekarang ini teknologi sudah semakin maju dan berkembang pesat setiap tahunnya. Jadi apa yang menghalangi kita untuk tetap semangat belajar? Belajar semakin mudah dengan bantuan teknologi yang semakin canggih, dengan adanya internet; pertanyaan apa sajakah yang tidak terjawab, dengan adanya internet kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain, dengan adanya internet wawasan tentang dunia sudah di rangkum, dengan adanya internet kejadian apa sajakah yang tidak di ketahui oleh orang orang di dunia ini, dengan adanya internet kita bisa mencari tahu even atau lomba yang bisa saja kita ikuti untuk menambah prestasi, pengalaman dan tentunya teman baru. Coba bayangkan! ketika kita mewakili olimpiade atau kompetisi dengan standar nasional, betapa bangganya diri kita. Jangan fikirkan apa yang akan bangsa ini berikan kepada kita tapi coba befikir apa yang bisa kita berikan untuk bangsa ini. Tapi ingatlah prestasi yang telah kita torehkan buah dari saat kita belajar dengan giat dan sungguh-sungguh. Belajar juga memberikan pengalaman dan pengaruh terhadap diri kita sendiri
Belajar juga semakin seru dengan adanya program program online yang berbasis pendidikan. Contoh nyatanya adalah BSE (Buku Sekolah Elektronik), BSE merupakan portal web pendidikan yang mengerti benar tentang penggunaan buku sebagai salah satu media penyokong mencari ilmu tentunya dengan campur tangan kementrian pendidikan nasional jadi materi yang ada sudah terjamin dan memenuhi standarpendidikan nasional. Selain BSE ada juga Mobile Learning, yaitu portal yang menyediakan konten pembelajaran dengan berbasis mobile learning, sehingga konten tersebut dapat dimanfaatkan dengan menggunakan media handpone, smartphone atau gadget yang mendukung file macromedia flash. Belajar itu di seruin aja! Jangan dipersulit dengan tindakan yang tidak berarti apa-apa.
Nah, dengan itu kita bisa mengukur sampai di mana kemampuan berfikir kita dan kita bisa mengukur sampai sejauh mana luasnya wawasan yang terangkum di otak kita. Belajar itu jangan di persulit kawan, yang menjadi hambatan itu sampai di mana kesadaran kita untuk tetap mempertahankan kebiasaan belajar itu sendiri. Sampai dimana kita bisa memanfaatkan media sosial sebagai tempat untuk mencari ilmu bukan dengan alasan yang lain. Nah, sebagian besar pelajar lebih memilih mengutamakan kesenangan dari yang di ciptakan oleh teknologi itu bukannya memanfaatkan dengan sebaik-baiknya malahan  mereka terlena dengan layanan yang tersedia. Itulah yang menjadi hambatan sebagian pelajar.Sekarang ini Gadget dan Smartphone sedang merajalela apalagi bagi kaum pelajar terutama Remaja, Kemungkinan karena mereka harus memenuhi jadwal ‘update wajib’ atau mereka ingin dianggap eksis hasilnya akan sama, jika tidak ada sesuatu yang bermanfaat untuk dibagikan.Permasalahan pendidikan di indonesia sendiri juga temasuk penyebab terhambatnya proses belajar. Yaitu dengan mengganti ganti kurikulum, kurangnya pasokan buku yang masuk dan yang inti dari permasalahan semua itu adalah dana bagi sekolah-sekolah negeri. Pendidikan karakter juga mempengaruhi landasan seseorang dalam menyikapi proses belajar, karena jika kita tidak bisa menoleransi sikap kita teradap waktu dan kurang disiplin terhadap  kewajiban kita sebagai pelajar bisa mempengaruhi proses belajar.Carilah pandangan positif dari internet dan browsing itu sendiri
Anggap saja Belajar itu ;
1.      Menyenangkan;
2.      Menyehatkan;
3.      Memperkuat memori;
4.      Di Santai-in aja! Kadang belajar itu tidak perlu di paksakan akan lebih mudah jika kita belajar dengan kemauan dari diri kita sendiri dan yang penting nyantai aja, tidak perlu terburu-buru yang penting di pahami
5.      Sambil bermain; juga bisa membantu proses belajar, seperti main games yang berhubungan dengan pelajaran, pasti seru!
6.      Baik untuk perkembangan psikis dan kemampuan berfikir kritis;(dalam artian aggap saja seperti itu ingat, jangan dipersulit!) kadang kala belajar itu yang membuat diri kita menjadi stress. Sebagian besar siswa  di kalang sekolah-sekolah yang ada di korea memilih bunuh diri karena kerasnya proses pembelajaran yang ada di sana dan beban yang di tanggung menjadikannya stress dan depresi. Jika kita kaitkan dengan program baru yang di kemukakan pemerintah yaitu dengan mengadakannya program fulldayschool, menurut saya sendiri sebagai penulis program fulldaySchool itu tidak perlu, karena tanpa adanya FulldaySchool kami sudah merasa fullday di sekolah,mengapa? Selain belajar banyak organisasi,even-even an acara yang di olah oleh sebahagian besar para pelajar siswa/siswi, itulah yang dirasakan oleh sebagai besar  pelajar semoga kejadian yang ada di korea tidak menjangkit ke wilayah indonesia.
7.      Belajar itu di asikin aja teman, jangan perfikir belajar itu menjadi sesuatu yang dapat memicu stress dan depresi
8.      Perkembangan teknologi yang mendukung, ambillah sisi positif dari setiap yang anda pelajari
9.      Motivasi; jadikanlah sebagai motivasi
Kita harus bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, termasuk belajar. Jika kita melihat belajar itu sesuatu hal yang monoton, itu yang menjadikan diri kita sendiri menjauh dari kegiatan belajar itu sendiri. Jika kita melihat belajar itu sesuatu yang menyenangkan dan menantang itu bisa memacu dan membangkitkan semangat yang terpendam. Go out! Cari sesuatu yang baru, buat diri kita menjadi seorang yang berkeingintahuan tinggi  , ajukan pertanyaan, gabungkan dan masak ide-ide, lakukan eksperimen,dan Jangan berfikir belajar itu harus duduk,diam,mendengar,membaca dan sudah itu saja. Ambillah inti pokok permasalahan dan rangkumlah menjadi sesuatu yang mudah di menerti dan dipahami maka dari itu manfaatkanlah teknologi dengan sebaik-baiknya apalagi berhubungan dengan masalah pendidikan. Pendidikan itu mahal kawan, di Era sekarang yang semua sudah tersedia menjadikan peradaban yang segalanya sudah semakin maju dan meningkatnya kebutuhan ekonomi setiap tahunnya. Jadilah pelajar yang Proaktif , berarti mengambil tanggung jawab tentang kehidupan kita sendiri tidak menyalahkan situasi maupun keadaan lebih memusatkan perhatian pada hal-hal yang bisa kita perbaiki. Dahulukan yang lebih utama artinya fokus pada prioritas, kita tidak akan bisa menyelesaikan semua hal yang hinggap di tangan kita.

Belajar itu sendiri sebenarnya bukan untuk orang lain tetapi untuk diri kita sendiri, untuk masa depan kita, untuk kesejahteraan kehidupan kita menjadi sesorang yang sukses. Kita bisa memetik hasil dari pembelajaran kita dahulu. Jangan berhenti untuk belajar. Kita bisa belajar dari segala sesuatu bukan hanya dari segi akademik tetapi belajar dari sudut pandang mana saja. Pelajari sesuatu yang baru, terapkan dan lakukan uji coba, meski itu berarti harus berhadapan dengan kegagalan. Baca,Dengar,Diskusikan, dan jangan pernah berhenti bertanya. Gapailah cita-citamu dengan giat belajar karena kalian sendiri yang akan merasakan hasil dari kerja keras kalian bukan orang lain.


Penulis :  Ai Shintya Maulidia

No comments:

Post a Comment