16 February 2016

Ciri - Ciri Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Halo teman - teman, lama nih nggak ngepost tentang biologi, tenang pada postingan kali ini admin akan memposting tentang ciri-ciri dari tumbuhan paku. 
Berikut ini adalah ciri-cirinya :
1.Berbeda dengan tumbuhan lumut, tumbuhan paku sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Oleh karena itu, tumbuhan paku termasuk kormophyta berspora.
2.Memiliki berkas pembuluh angkut. Baik pada akar, batang, dan daun, secara anatomi sudah memiliki berkas pembuluh angkut, yaitu xilem yang berfungsi
mengangkut air dan garam mineral dari akar menuju daun untuk proses fotosintesis, dan floem yang berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
3.Terdiri atas dua fase generasi, yaitu sporofit (menghasilkan spora) dan gametofit (menghasilkan sel kela-min).
4.Fase sporofit memiliki sifat lebih dominan dari fase gametofit.
5.Berdasarkan fungsinya, daun tumbuhan paku dibedakan menjadi daun tropofil (untuk fotosintesis) dan daun sporofil (penghasil spora).
6.Berdasarkan bentuknya, daun tumbuhan paku dibedakan menjadi daun mikofil (daun kecil) dan daun makrofil (daun besar)
7.Habitat tumbuhan paku ada yang di darat dan ada pula yang di perairan serta ada yang hidupnya menempel.
8.Pada waktu masih muda, biasanya daun tumbuhan paku menggulung dan bersisik.
9.Tumbuhan paku dalam hidupnya dapat bereproduksi secara aseksual dengan pembentukan gemmae dan reproduksi seksual dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina.
10.Dalam siklus hidup (metagenesis) terdapat fase sporofit, yaitu tumbuhan paku sendiri.
11.Fase sporofit pada metagenesis tumbuhan paku memiliki sifat lebih dominan daripada fase gametofitnya.
12.Memiliki klorofil sehingga cara hidupnya hidupnya fotoautotrof.
Sekian dulu postingan kali ini semoga bermanfaat!

2 comments: